Pangkalan Bun, 16 Oktober
2026 - Kedisiplinan
adalah fondasi penyelenggaraan pendidikan yang baik. Di sekolah dasar, guru dan
tenaga kependidikan menjadi teladan langsung bagi peserta didik, sehingga
kehadiran tepat waktu bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian
dari pendidikan karakter.
Seiring digitalisasi layanan
publik, Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Barat bekerjasama dengan Dinas
Kominfo Statistik & Persandian Kabupaten Kotawaringin Barat akan segera
mengujicobakan keseluruh satuan Pendidikan di Kotawaringin Barat presensi
Online. Di SD Negeri 3 Pasir Panjang, presensi online diterapkan kepada guru,
tenaga kependidikan, menggunakan aplikasi Presensi Online. Pegawai melakukan
presensi saat datang dan pulang pada jam yang telah ditetapkan, dengan
ketentuan sesuai jadwal terbaru pada bagian berikutnya.
Dalam kegiatan pengimbasan ini, Fatchurahman,
S.Pd selaku pemateri menyampaikan sejumlah perubahan terkait jadwal presensi
harian. Presensi pagi kini dilaksanakan pada pukul 06.00 hingga 06.30,
sedangkan jam pulang ditetapkan pukul 15.15. Khusus hari Jumat, jam pulang
dimajukan menjadi pukul 10.30. Perubahan ini disampaikan agar seluruh peserta
memahami waktu kehadiran dan kepulangan yang baru dan dapat menyesuaikan diri
sejak awal penerapannya.
“Setiap keterlambatan maupun
kepulangan lebih awal akan dihitung secara proporsional dan otomatis oleh
sistem. Perhitungan tersebut mengacu pada indikator pelanggaran disiplin
kehadiran yang telah ditetapkan, sehingga penilaian kedisiplinan menjadi lebih
objektif, transparan, dan akurat tanpa bergantung pada pencatatan manual.” Kata
Fatchurhman, S.Pd
Selain penyampaian materi,
kegiatan ini dilanjutkan dengan verifikasi wajah yang dilakukan serentak oleh
pendidik dan tenaga kependidikan di SD Negeri 3 Pasir Panjang. Seluruh peserta
mengikuti proses verifikasi secara bersama-sama untuk memastikan data wajah
terekam dengan benar sehingga sistem presensi dapat mengenali pengguna secara
tepat.
Pada bagian akhir, dilakukan uji
coba absen melalui aplikasi Presensi Online. Uji coba ini bertujuan agar
peserta terbiasa dengan alur penggunaan aplikasi, sekaligus mengidentifikasi
kendala teknis yang mungkin muncul sebelum aplikasi digunakan secara resmi
dalam kegiatan presensi sehari-hari. Melalui pengimbasan ini, diharapkan
seluruh warga sekolah dapat menerapkan sistem presensi yang baru dengan tertib
dan penuh tanggung jawab.